Hari ini saya ingin mengeluarkan uneg-uneg saya tentang beberapa hal. Karena cukup bermacam-macam, saya sempat bingung memilih judul yang tepat untuk tulisan kali ini. Yang jelas, dalam tulisan ini saya pengen mengutarakan pendapat saya tentang dampak teknologi, komentar UN, dan English First.
Oke, akan saya mulai dengan curhat dahulu ya. Hehe. Kali ini saya pergi ke kantor KasKus untuk menyelesaikan masalah MoU (semacam perjanjian tertulis, singkatannya apa saya lupa :-p). Namun ternyata yang saya bawa itu kontraprestasi, bukan MoU
(kontraprestasi itu semacam penawaran keuntungan dari panitia menuju perjanjian tertulis, boleh ditolak atau disepakati bersama). Akhirnya dengan lemas, saya pulang ke kos-kosan langsung. Belum tahu saya ngapain ke kantor komunitas maya terbesar di Indonesia itu? Rencananya KasKus akan jadi media partner bagi CompFest 2010, rangkaian acara yang puncaknya akan diselenggarakan di SMESCO pada tanggal 8 hingga 9 Mei 2010. [lihat 'poster biru' di bawah]
So, apa menariknya? Itu aja?… Bzzz…
Begini, bagian menarik dari hal ini adalah cara saya menemukan kantor KasKus. Boleh dikatakan bahwa saya merupakan golongan orang yang buta arah. Dalam artian abstraksi jalur yang ditempuh menuju suatu tempat, saya mudah lupa. Apalagi saya kurang paham tentang daerah Jakarta. Kemudian saya akhirnya menggunakan Google Maps.
Sungguh teknologi yang mengagumkan menurut saya. Dengan Google Maps, saya menelusuri jalanan menuju Melawai, tempat kantor KasKus berada. Cukup sulit juga, namun akhirnya saya bisa juga menemukannya. Begitu pula dengan perjalanan pulang, saya menuntun diri saya menuju jalanan yang saya kenal di Jakarta dengan bantuan Google Maps. Terima kasih Google Maps.
Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi saat ini semakin mudah. Yang mana dahulu, penggunaan GPS hanya dimiliki oleh orang kaya. Namun sekarang sudah dapat dimiliki oleh orang-orang yang memiliki telepon seluler dengan merek tertentu. Dampak positif dari penggunaan teknologi ini juga diterangkan oleh artikel yang pernah saya baca di Media-Ide [baca artikel tersebut]
—
Secara nasional, dari 1.522.162 peserta, ada 154.079 peserta yang harus mengikuti UN ulang pada 10-14 Mei. [Kompas]
Saya mulai dengan report hasil Ujian Nasional (UN) yang telah diumumkan pada tanggal 26 April 2010 kemarin. Seperti biasa, ada yang bersorak sorai karena siswa satu sekolah lulus 100 persen, kemudian para siswa corat-coret seragam lalu berkonvoi ria. Ada juga yang bekonvoi ria dengan tertib. Tak hanya suasana bahagia yang dirasakan. Suasana sedih pun dirasakan oleh saudara kita di seberang sana, dikabarkan bahwa siswa satu sekolah tidak lulus 100 persen. Saya ucapkan selamat bagi yang telah lulus dan ingatlah bahwa perjalanan hidupmu yang nyata baru saja dimulai. Saya ucapkan turut berduka cita bagi yang tidak lulus. Sepertinya hal yang sangat menyakitkan dan hal yang berat untuk merasakan ketidaklulusan tersebut. Namun jangan merasa gagal dahulu, boleh jadi hal ini merupakan awaldari gerbang kesuksesanmu. Semangat ya! Dan untuk kedua golongan, semoga ilmu yang didapatkan selama SMA dapat bermanfaat. Bukan hanya ilmu akademis, namun juga ilmu moral, ilmu organisasi, dan ilmu-ilmu positif yang lainnya. Amin.
Berita UN lainnya
- Hasil UN Mengejutkan
- Lolos PTN Belum Tentu Lulus UN
- Sekolah Siapkan Ujian Nasional Ulang
- Tingkat Kelulusan SMA di Jakarta Turun
- Hari Senin yang Menegangkan
- Siswa Gagal UN Naik
- Pandai dan Berprestasi Tak Lulus UN
- Siswa PMDK Tak Lulus Ujian Nasional
- Lulus UN, Siswa SMA Corat-coret dan Konvoi
- Raih Nilai Terbaik, Ingin Jadi Dokter
—
Di sela-sela menemukan lokasi kantor KasKus, saya iseng mampir ke kantor English First di Blok M. Lumayanlah ngadem dikit, hehe. Saya bermaksud menanyakan biaya dan jadwal belajar English First. Sesuai dengan keinginan hati saya untuk belajar bahasa Inggris yang telah saya rencanakan sebelumnya.
Namun sayangnya English First daerah blok M tidak mengetahui data-data yang digunakan oleh English First Surabaya. Mereka mengaku bahwa English First merupakan bisnis franchise. Hah? franchise? Ini kan jasa? Kalo produk sih saya masih kepikiran, kalo jasa kayak gini gimana dung?
Ada yang mau sharing informasi? Terima kasih
Related posts:









wah aktifitas yang padat mas, salam kenal dan tetap semangat
salam kenal juga
iya dung. kudu tetep semangat!
wah makasih banyak infonya mas, banyak yang bermanfaat. Salam kenal
sama sama
salam kenal juga