Tingkatan puasa menurut Imam Ghazali
Islami
Pentingnya Iman
Khutbah diawali dengan penjelasan taqwa. Sang khatib berwasiat bahwa nilai taqwa yang memiliki predikat tinggi di sisi Allah SWT merupakan taqwa yang diikuti dengn keimanan, keihsanan, dan keikhlasan. Taqwa yang diikuti dengan keimanan dan keihsanan, insya Allah umat Islam akan dihiasi dengan kedamaian dan ketentraman. Namun apabila taqwa tersebut diikuti dengan nilai kesombongan (tanpa ada nilai ikhlas), akan menimbulkan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Agama Islam.
Tanda Menerima Hidayah
Siang Jumat ini, seperti biasa, saya berulah dalam shalat Jumat yang diselenggarakan di Masjid Al-Hikam Beji Depok. Ulah saya tersebut yakni tidur terlebih dahulu, setelah itu mendengarkan khatib berkhutbah, kemudian merekamnya. Alhamdulillah, akhirnya saya dapat merekamnya lho. Jika berminat mendengarkan, monggo diunduh.
9 Wasiat Rasulullah
Seperti biasa, saya ingin mengulangi tingkah saya minggu lalu. Yakni merangkum apa yang yang dikatakan khatib dalam khutbahnya. Ya itung-itung motivasi untuk tidak tidur
dan mendapatkan ilmu serta esensi dari mendengarkan khutbah itu sendiri. Masalah pahala? Hanya Allah Yang Maha Tahu.
Lima Perkara

Tiba-tiba saya teringat mengenai hadits Nabiyullah Muhammad Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Hadits tersebut berisi tentang lima perkara sebelum lima perkara. Mungkin banyak teman-teman yang sudah tahu tentang hadits ini. Dan mungkin juga teman-teman ada yang belum tahu tentang hadits ini. Jadi saya ingin bagi kepada teman-teman, memberitahu atau mengingatkan teman-teman mengenai nilai yang terkandung dalam hadits yang satu ini.
The Comperehensive Al-Qur’anul Karim
Mumpung sempet, mumpung sebelum lupa. Barusan saya ikut shalat Jumat di Masjid Al-Hikam II Beji Depok. Masjid tersebut merupakan binaan Pak Hasyim Muzadi, salah satu tokoh PBNU. Beliau sering terlihat di rumah sekitar masjid tersebut (mungkin rumahnya?) Oke, kita langsung lanjut terhadap inti dari tulisan ini, yakni apa yang saya dengar (lebih tepatnya apa yang saya fahami) dari sang khatib selama ia berkhotbah.
Facebook
Twitter
Google+
Email