Website itu sesuatu yang bisa diakses oleh masyarakat penjuru dunia. Tak peduli kapan ia akan mengakses dan di mana ia mengaksesnya. Syarat minimalnya hanya satu, yakntki koneksi internet. Masyarakat bisa mengunjungi suatu website melalui browser mereka dengan mengetikkan sebuah alamat di browser adress bar. Contoh sebuah website terkenal yaitu Google dan Facebook.

Kita bisa mengunjungi Google dengan mengetikkan alamat lengkapnya berupa `http://www.google.com` di browser adress bar. Kemudian dengan bantuan koneksi internet yang secepat kilat, dalam sekejap kita bisa melihat halaman website Google. Begitu pula jika kita ingin mengunjungi Facebook, kita bisa mengetikkan alamat lengkapnya berupa `http://www.facebook.com`. Alamat website tersebut seringkali disebut sebagai domain. Nah, selain Google dan Facebook, kita juga bisa bikin alamat website kita sendiri loh seperti namakamu.com.

Hah?! Beneran bisa?! Gimana caranya?!

Iya dong. Kamu tidak perlu merogoh kocek beratus ribu atau bahkan berjuta-juta untuk membuat website dengan domain sesuai keinginan. Kamu hanya perlu membayar (setahu saya) maksimal IDR 85.000,00 untuk memiliki domain yang berakhiran `.com`, `.net`, `.org`, dan masih banyak lainnya. Selain itu, ada juga loh yang GRATIS! Akhiran domain tersebut seperti `.co.cc`, `.co.nr`, `.wordpress.com`, dan lain sebagainya. Kamu punya daftar domain lainnya? baik yang berbayar maupun gratis? Monggo silahkan dibagi di kolom komentar. :D

Hm, kalo gitu boleh tahu ga kelebihan dan kekurangannya?!

Saya bahas dari sisi domain yang gratis dulu aja ya. Kali ini saya ambil contoh domain berakhiran `.co.cc` dan `.wordpress.com`. Berikut penjelasannya,

.wordpress.com .co.cc
Kelebihan - Simple, praktis, dan siap pakai- Website kita akan selalu ada sampai kita menghapusnya atau hingga WordPress tidak menyediakan layanan gratis lagi - Bisa mengunggah berkas berupa audio, video, teks, dan lain sebagainya- Instalasi theme atau tampilan website hampir tidak terbatas, bahkan kita bisa mengunggah theme buatan kita sendiri
Kekurangan - Berkas unggahan dibatasi, setahu saya hanya gambar yang boleh diunggah- Instalasi theme atau tampilan website terbatas - Relatif ribet, memerlukan settingsana sini terlebih dahulu- Diperiksa secara berkala (biasanya setahun). Jika website tidak ada aktivitas, maka akan diblokir

Kamu punya pendapat lain? Ayo bagi pendapatmu di kolom komentar. :D

Update 29 Agustus 2011

Mungkin ada yang mencari pertimbangan antara memilih WordPress.com atau WordPress self-host. Berikut artikel resmi dari WordPress (http://en.support.wordpress.com/com-vs-org/)