Selama saya melakukan blogwalking, banyak artikel yang mengungkit hal ini. Ya, jika melihat statistik yang diberikan, yakni dari Alexa, Google, dsb, pengguna engine wordpress, blogger, dsb menunjukkan penurunan yang berarti dari tahun 2008 seterusnya. Saya sendiri tidak akan mengingkari hal tersebut menyatakan hal eksplisit bahwa blog hanya tren sesaat!
Namun saya tidak akan mengakui bahwa penurunan itu berbanding lurus dengan penurunan kualitas tulisan yang dimiliki oleh para blogger yang masih eksis. Dalam pandangan terbatas saya, para blogger yang masih eksis tersebut memiliki passion untuk menyebarkan berbagai informasi yang memiliki wawasan bermutu nan inspiratif. (saya sangat yakin) Hal tersebut nantinya akan berguna bagi para non-blogger yang ingin mencari informasi terkait. Sekali lagi, mereka memiliki passion, bukan hanya ikut-ikutan. Mereka senang untuk berbagi semangat, informasi, opini, wawasan, dan ispirasi.
Saya sendiri membuat blog ini (semoga) bukan pula asal-asalan atau ikut-ikutan. Namun saya ingin berbagi wawasan, hujatan opini, aspirasi, dan beberapa curhat pikiran iseng saya kepada orang lain. Saya ingin berbagi semangat dan cita-cita dengan menerbitkan artikel tentang beasiswa. Saya ingin berbagi wawasan agama saya. Saya ingin berbagi tentang hal-hal iseng yang terlintas di pikiran saya kepadaorang lain, dengan harapan saya dapat berdiskusi dengan orang yang belum saya temui dalam dunia nyata, namun saya mendapatkan wawasan baru dalam diskusi tersebut. Semua itu menyenangkan! Saya sangat setuju jika ada pernyataan bahwa berbagi itu tak pernah rugi. Begitu pula dengan pernyataan berbagi itu menyenangkan.
Yok! Nge-Blog dengan semangat dan passion kita! terinspirasi oleh para penulis AyoNgeBlog.com
Facebook
Twitter
Google+
Email
Tweets that mention amyunusdotcom: Nge-Blog Tren Sesaat #ayongeblog -- Topsy.com
Apr 13, 2010 @ 02:25:19
[...] This post was mentioned on Twitter by Ibnu Zain, amyunus. amyunus said: amyunusdotcom: Nge-Blog Tren Sesaat http://blog.amyunus.com/nge-blog-tren-sesaat/ #ayongeblog [...]
Apr 13, 2010 @ 04:24:01
Bukankah yang namanya trend -apapun itu- pasti memiliki jangka waktu bersinarnya? Saya rasa blogging itu bukan trend sesaat, tapi mayoritas penggunanya ‘tergeser’ ke mikroblog dan tumbleblog yang lebih cepat, dan accessible.
Apr 13, 2010 @ 07:35:59
Yups. Ada jangka waktu bersinarnya. Mirip seperti Product Life Cycle yang pernah saya pelajari. Ada fase Introduction, Growth, Mature, dan Decline.
anywaaaay… saya ingin memperjelas pernyataan Fikri, mikroblog dan tumblelog (atau tumbleblog?) itu SAMA DENGAN blog gitu ya? Makanya bukan dibilang trend sesaat, namun hanya penggunanya aja yang bergeser ke media lain? Apakah demikian?
Apr 13, 2010 @ 16:16:35
no, bukan itu maksud saya. di tulisan2 di bloggingly saya sudah membahas mengenai blog, microblog dan tumblelog dan sudah jelas ketiganya memiliki karakter yang berbeda. Maksud saya, meskipun sebagian penggunanya sudah tergeser ke microblog dan tumblelog, tapi blogging masih “ada” karena ada hal2 yang dimiliki blog namun tidak dimiliki microblog dan tumblelog, seperti kemampuan mempublikasi tulisan yang panjang dan komprehensif
Apr 13, 2010 @ 19:07:38
Oh, jadi ketiganya berbeda, namun masih memliki unsur blogging.
Sungguh pencerahan dari Mas Fikri. Terima kasih
maka dari itu, nge-blog itu bukan trend, namun hanya berpindah medium dan teknik nya.
Apakah demikian? Yups. I see.
Hm, sebenarnya ada satu hal lagi yang memotivasi diri saya menulis artikel ini.
Saya memiliki seorang teman, dua tahun lalu, saya buatkan untuknya sebuah blog.
Penulisnya yakni kami berdua. Namun sepertinya ia belum berminat untuk menulis.
Akhirnya blog itu hanya didominasi oleh tulisan saya. Dan akhirnya blog itu terbengkalai juga.
Kemudian setahun lalu, tiba-tiba dia menerbitkan blog barunya, dengan buatannya sendiri.
Minggu pertama, ia terbitkan tulisan pertamanya dan tulisn-tulisan berikutnya.
Minggu kedua, tulisan sudah tidak seintensif minggu pertama.
dan coba tebak. minggu ketiga, blognya sudah tak pernah dikunjunginya lagi.
bagkan lupa alamat dan passwordnya –”
Kemudian saya juga menemukan beberapa tautan di blognya.
Ada blog organisasi yang diikutinya, teman mayanya, dsb
Yang saya lihat, hanya ada beberapa artikel, dan itu artikel bulan lalu
Bahkan, ada yang hanya menulis satu artikel, dan itu artikel bulan lalu pula.
Dari hal yang saya amati tersebut, saya menilai benar bahwa blogging itu hanya tren sesaat.
Dimana seseorang itu pengen sesuatu yang instant.
pengen dapet relasi banyak, pengen dapet pengunjung banyak, pengen dapet duit banyak, dsb
namun setelah mereka tahu bahwa mereka harus ‘bekerja’ lebih keras untuk itu,
blog pun ditinggalkan.
Dan oleh karena itulah, saya menganggap bahwa blogger yang masih eksis sekarang ini merupakan blogger yang memiliki passion berbagi seamngat positif yang tinggi.
Always be a great post on my mind! Hehe.
Saya kagum dengan tulisan-tulisan mereka. Oia, saya juga termasuk pembaca bloggingly.
Terima kasih atas tanggapan Mas Fikri. Semoga saya bisa menjadi orang yang berwawasan tinggi seperti Mas Fikri.
AyoNgeBlog!
Apr 14, 2010 @ 06:04:55
Ya, kurang lebih begitu, ada kelebihan dan kekurangannya namun ‘esensi’nya kurang lebih sama yaitu mengkomunikasikan apa yang menurut kita menarik
well, kalau saya pikir2 sih wajar kalau ada yang mencoba2 ngeblog lalu berhenti. Setelah saya alami langsung, ternyata memang tidak semua orang cocok ngeblog. Blogging cocoknya untuk mereka yang memiliki kebutuhan akan aktualisasi diri dan mereka punya keinginan untuk “berbagi” apa yang mereka pikirkan kepada orang lain. Tidak semua orang seperti itu kan?
hihi, thanks untuk masukannya. Asik ternyata pembaca bloggingly banyak juga
Anyway, panggil saya Fikri saja, tidak usah pake ‘Mas’
Apr 15, 2010 @ 07:18:39
Saya masih menghimpun wawasan nih dari Bloggingly dan situs inspirasional lainnya.
Saya tetap menunggu artikel terbari dari Bloggingly, terutama untuk situs barunya, yakni outstando.
Saya suka banget topik bahasannya.
Apr 15, 2010 @ 10:13:55
wow, thanks for that kind word
yang outstando masih belum terlalu kepegang nih, masih relatif bentrok dengan kerjaan dan kuliah LOL
Apr 17, 2010 @ 09:08:42
Sama-sama. Semangat ya Fikri!
Semoga hal yang positif itu selalu diberi kemudahan untuk mengerjakannya. Amin
Apr 13, 2010 @ 20:47:53
Kalau saya orangnya ga mudah terpengaruh sama tren. Kalo ada yang bilang blogging sudah bukan tren lagi, itu pendapat mereka. Itu tren mereka.
Yang penting saya senang blogging
apa kabar?
Apr 13, 2010 @ 22:28:42
Yang penting saya senang blogging
Alhamdulillah dek. Masih semangat untuk berbagi. Walaupun koneksi internet lagi luemotnya masya Allah :-p hehe
Apr 14, 2010 @ 11:40:23
Dunia blog memang sempat booming. Namun saya percaya seleksi alami akan tetap bekerja. Saya beberapa kali “kesasar” di blog yang sudah lama tidak diupdate. Mungkin masih banyak di luar sana blog yang sekali mengudara sesudah itu mati. Sementara beberapa orang yang lain beralih media.
Namun saya kira tidak bisa dibilang tren sesaat karena pada kenyataannya masih banyak blog yang “berkeliaran”. Dan blogger baru juga terus bermunculan walaupun nanti waktu pula yang akan menghunus pisau seleksi alami.
Apr 15, 2010 @ 07:22:47
Ya, jika dibilang masih ‘berkeliaran’, saya rasa tidak juga,
karena sangat terlihat dari statistik, bahwa pengguna blog engine semakin menurun.
saya lupa melihat statistik tersebut dari mana, kalau tidak salah dari bloggingly.
*yang punya bloggingly di atas :p
Yups, saya setuju ada seleksi alami. Pasti jika blogging bukan merupakan passion orang tersebut,
orang tersebut lama-lama akan merasa bosan.
Anywaaay, ayo semangat blogging!
*walaupun dengan koneksi lemot ini :p hehe
Apr 16, 2010 @ 18:06:32
hehe, dulu. trend sesaat itu muncul karena blog adalah tempat curhat, diari sehari2 yang mana seseorang yg mempunyai blog itu tak lepas dirundung polemik kehidupan yang ingin diceritakan kepada khalayak ramai di dunia internet, jika dirinya semakin mapan, maka blog pun ditinggalkan. Lalu, dengan bisnis internet, blog menjadi media, dimana jika lebh dari beberapa tahun hasil yang diharapkan dengan bisnis internet tidak memadai, blog pun ditutup. sekarang? setidaknya blogger yang masih bertahan, sudah menjadikan blog bagian dari kehidupannya membangun unvestasi ke depan, seperti memupuk percaya diri, menambah teman, lebih kritis dalam bersikap, dsb.
Apr 17, 2010 @ 09:22:40
Ya, saya setuju dengan penggambaran Bang Hanif di atas.
Seseorang yang ngeblog, memiliki passion dan tujuan.
Ketika sudah tidak sesuai dengan passion dan tujuan,
maka blog pun ditinggalkan.
Namun dalam hal ini, blog memiliki peran penting.
Saya sangat merasakan pentingnya dunia blog itu sebagai penyedia informasi.
Kadang blog itu seperti karya tulis mahasiswa.
Maksudnya yakni bahasan yang ditulis oleh sang blogger,
kadang lebih panjang, lebih rinci, lengkap dan detail informasinya, ketimbang bahasan yang disematkan di koran-koran atau media kabar lainnya oleh wartawan.
*konteks ini saya sangkutkan dengan media yang dapat diakses dengan mudah dan gratis :-p hehe
Ya, tentu jika ingin mengetahui sesuatu, saya sebagai seorang penikmat fasilitas internet, saya pasti menuju mbah Google, kemudian mengetikkan keyword yang diinginkan,
dan wooosssh.. sampailah saya di suatu blog yang membahas tentang keyword yang saya maksud tersebut. Saya korek informasinya, saya ambil wawasannya, jika kurang faham atau kurang setuju atau geregetan, tinggal menulis komentar. Hal ini juga sekaligus menunjukkan hal positif dari sebuah blog, yakni sang pengunjung dapat saling berinteraktif dengan sang penyebar informasi/opini.
Semoga blog ke depan menjadi hal yang positif ya dan semakin baik kualitasnya di mata masyarakat. Baik dari sisi informasi dan sisi bisnis nya
Amin
Semangat! Ayo Nge Blog!
Apr 18, 2010 @ 10:04:48
ini blognya baru berumur jagung tapi udah melesat jauh sekali,, pageranknya udah nyampe 3,, aku aja ngeblog 1 tahun lebih, pagerank masih 2 (*jarang di update)
..
Salut dah buat mas Yunus
Apr 18, 2010 @ 10:20:29
haha. iya dek. masih umur jagung. :-p
tapi artikel dari Derry kan bagus-bagus.
ga kayak artikel mas Yunus,
nanti mas Yunus ga mau kalah nih kualitas artikelnya ma anak smp :-p hehe
Semangaaat!
Apr 20, 2010 @ 18:33:00
wah menarik sekali tema yang mas yunus paparkan, tapi menurut saya blog tidak mati karena sampai sekarang banyak muncul blogger-blogger baru. apa lagi di indonesia banyak sekali.
namun mungkin ada benarnya juga kata mas yunus, dan saya juga pernah persis merasakan hal yang sama seperti mas, dulu saya juga pernah join berdua dengan teman saya menulis blog namun sama seperti mas ujung-ujungnya saya juga yang mendominasi untuk menulis.
intinya blog tergantung misi dan visi pemilik blog itu sendiri,
salam kenal..
Apr 21, 2010 @ 00:33:52
wah, iya kah? blog yang narsis sekarang kelola kah?
moga tetep mantep ya ngeblognya
yo’i. salam kenal juga
Apr 25, 2010 @ 13:15:04
kalau menurut gus ngeblog itu bukan trend sesaat tapi lebih condong ke euforia sesaat
Apr 25, 2010 @ 14:26:17
menurut AMYunus, kedua hal tersebut bisa jadi.
karena euforia jika menilik dari kamus oxford tentang euforia merupakan suatu perasaan gembira yang berlebihan. Ya, memiliki blog kemudian menulis apa yang diinginkan, bisa jadi euforia sesaat ketika ia tahu bahwa mengelola blog tidak semudah seperti yang dikira.
Nah, euforia yang dialami oleh orang banyak itulah yang disebut sebagai trend sesaat.
Apr 29, 2010 @ 17:09:23
Asal bukan menjadi tren sesat.
Tapi saya masih akan buang sampah sembarangan di blog saya sesuai passion. Masih konsul guhpraset gemana caranya supaya tidak buang sampah sembarangan di WWW.
Apr 29, 2010 @ 17:20:39
“konsul guhpraset”
hehe
apa tuh?
hm, buang sampah sembarangan? ya enggak lah selama buang sampah di rumah sendiri
yang buang sampah sembarangan itu di forum2.
nyampah ga jelas ama kalimat one liner. bzz.
komentar ga mutu di blog. dsb. Ya begitulah.
jadi selama di blog pribadi saya pribadi tidak menyebut itu sampah.
karena itu karya saya, bukan sampah. hehehe
Apr 29, 2010 @ 17:53:39
Tentang guhpraset, googling aja. Itu salah satu blog yang bukan tren sesaat, tapi mungkin isinya “sesat”.
Senada dengan wadehel. Passion-nya sepertinya sama.
Kebetulan di sana baru-baru ini mengulas tentang buang sampah sembarangan.
Terkait tulisan Mas Iskandaria tentang topik blog, kualitas blog yang disinggung di tulisan Mas Yunus ini, passion, dan sampah itu. Jika blog–walau milik pribadi–tapi terpapar publik, mudah ditemukan di Google, bukannya itu berpeluang redundansi informasi di dunia Internet atau WWW? Jadi mungkin memang ada kejenuhan, selain ada masanya masing-masing sesuai siklus teknologi.
Kalau yang istilah sampah itu memang hanya untuk saya kok, jangan diambil!
Apr 29, 2010 @ 18:46:54
wadehel? wah, saya masih cupu banget nih ternyata
hehe
jika berpeluang redundansi informasi di dunia internet atau WWW,
lalu efek negatifnya apa?
Menurut saya malah lebih bagus, mungkin ada pengulangan informasi atau variasi informasi
contoh saja, ada dua macam pembaca. ada pembaca setia Kompas dan pembaca setia AMYunus
Kemudian pembaca setia AMYunus tidak suka baca koran
Kemudian AMYunus tulis informasi di koran (Kompas.com) di blog AMYunus
Kemudian pembaca AMYunus membaca tulisan AMYunus (yang sumbernya dari koran)
Itu justru bermanfaat toh?
Kalo contoh variasi informasi, ya sudah jelas lah (kalo tulisannya bener2 original lo yah
)
Tentu menulis juga ada etikanya. bukan asal tulis atau bahkan copy paste.
jika copy paste, ya paling ndak ada cantuman sumber aslinya.
Oke, saya nggak nganggep tulisan saya sampah kok. hehe
pizz.
Apr 29, 2010 @ 19:17:26
Mumpung koneksi Inet lagi ajaib..tumben..
Itu maksudnya wadehel dan guhpraset di wp.com lho ya..
Efek negatifnya terserah pengguna dan algoritma Google dkk menanggapi.
Yang salin tempel itu sepertinya enak dibuat postingan tersendiri. Media cetak luring/luar jaringan/offline yang terjun ke daring/online biasanya “dibenarkan” mencantumkan sumber tanpa tautan/pranala yang clickable–padahal ada sumber situsnya yang permanen, bukan sekadar halaman depan/laman. Itu yang dicontoh beberapa pelaku copy-paste tanpa etika?
Apr 29, 2010 @ 21:13:29
wah, kalo untuk kasus yang ini, saya kurang menguasai.
hehe
tapi menurut saya malah bagus bukan sih jika pembaca mengulak alik situs untuk mencari artikel yang dibaca di koran?
Itu malah menambah pageview bagi situs yang dikunjungi,
mungkin juga menambah wawasan baru bagi pengunjung, yang mungkin sebelumnya pengunjung tidak bermaksud mencarinya.
Alasan Ngeblog | AMYunus Insights
Aug 20, 2011 @ 18:55:46
[...] sempat loh ada opini bahwa ngeblog itu ga ngetren lagi. Ya memang saya juga mengakui bahwa para blogger sudah berpindah media. Tapi blogging tetap tidak bisa dikatakan `meninggal`, karena ia hanya berpindah media saja. [...]