Tepatnya kemarin pagi, saat saya menuju ruang kuliah, saya lihat sepotong poster tertempel di mading laboratorium komputer. Poster itu menjelaskan tentang mana gambar helm SNI dan mana yang tidak. Karena saya dalam keadaan terburu-buru, saya melanjutkan perjalanan saya menuju kelas sambil penasaran, apa sih helm SNI itu?

Mungkin saya yang kurang gaul atau kurang informasi gitu ya, sebenarnya informasi ini sudah diterbitkan sejak tanggal 1 April 2010 lalu. :-P Sepulang kuliah, langsung saya baca lagi poster tersebut. Dan alhamdulillah.. helm yang saya pakai (dan baru beli lagi itu) berstandar SNI :D Hehe. Untuung aja.

Memang menurut standar SNI di situs resmi BSN, spesifikasinya sangat rumit. Ada yang bilang harus ada logo SNI-nya di helm tersebut. Namun setelah saya menelusuri informasi lebih jauh (saya lupa keterangan pastinya) di Kompas, paling tidak untuk sementara ini, helm berstandar SNI adalah helm yang full-face dan half-face (ada logo maupun tidak). Selain itu, dipastikan bukan helm berstandar SNI. Keterangan lebih lengkap dapat dilihat di situs resmi BSN [kunjungi] atau dalam bentuk dokumen [unduh].

By the way, kemarin pada tanggal 1 April 2010 di Gelora Bung Karno, ternyata ada bagi-bagi helm gratis lho. Saya baca berita itu di Kompas. Sayang sekali saya tidak ikutan nih. Sudah berstandar SNI kah helm Anda?

Our attitude toward life determines life’s attitude towards us. ~ Earl Nightingale